Kamis, 10 April 2014

8 Tips Sukses Ujian Nasional 2014



 
Apa sih yang harus ditakutkan dari Ujian Nasional? 20 paket? Lebih ketat, jadi bingung gimana caranya kerjasama antar teman? Jangan takut! Ini nih caranya buat kalian-kalian yang takut sama Ujian Nasional versi aku :D
8 Tips Sukses Ujian Nasional 2014:

1. Niat untuk mengikuti Ujian Nasional
Mana ada sih suatu pekerjaan yang diawali dengan niat? Betul ga? Nah, Ujian Nasional juga perlu diniatin dong. Kalo udah diniatin yang bener, kan jadinya enak ngejalaninnya juga.
     2. Tetapkan pemikiranmu tentang Ujian Nasional itu penting untuk melanjutkan perjalanan hidupmu
Kamu mau lanjutin sekolah kamu ke jenjang yang lebih tinggi kan? Nah, anggap UN itu penting sekali
     3. Ilangin tuh pemikiran kamu yang menganggap enteng Ujian Nasional
     4. Usaha semaksimal mungkin
Practice! Practice! Pravtice! Harus penasaran sama soal latihan – latihan UN!
     5. Berdoa kepada Allah SWT. untuk diberi kelancaran dalam belajar
Doa itu wajib! Banyak banyaklah minta doa dari orang tua, guru-guru, temen-temen, dll. Atau ngga kamu harus teraniaya dulu, kan Allah SWT akan mengabulkan doa orang yang teraniaya. Teraniaya disini, maksudnya udah capek-capek belajar yaa!
     6. Fokus
Kalo belajar jangan loncat sana-sini, lagi bahas tema ini, eh tiba-tiba pindah ke pelajaran itu, harus tersusun
     7. Waktunya untuk memahami pelajaran bukan menghapal lagi.
Sebenernya ini kata-kata guru aku, ya semoga aja bener ya Haha!
     8.  Banyak bertanya pada guru tentang pelajaran UN
Ini dilakukan sebelum UN loh ya! Apalagi banyak bertanya pada saat bentar lagi mau UN, pasti guru ngaih pengarahan UN banyak banget, itu penting banget buat sukses UN

Kayaknya itu aja deh ya tips dari aku. Sukses UN-nya! Jangan kalah sama ulangan yang beberapa hari sama udah belajar bertahun-tahun! ;)

Kamis, 20 Maret 2014

Puisi Islami - Kabar Kepada-Mu


Yaa Allah...
Bagaimana akhirat itu?
Apakah akan sangat menakutkan?
Apakah akan sangat menyenangkan?
Yang kutahu akhirat itu kehidupan kekal abadi
Yaa Allah...
Aku takut meninngal dunia
Aku takut masuk neraka
Aku takut dengan api yang akan menyambarku
Aku takut dengan hukuman yang diberikan dariMu nanti
Yaa Allah...
Aku takut meninggal
Aku tak punya bekal untuk akhiratku
Aku tak punya setumpuk amalan baik
Aku tak punya pahala sedikitpun yang akan aku bawa
Yaa Allah...
Hamba meminta, janganlah Kau ambil diriku ini sekarang
Hamba belum siap segalanya untuk dibawa ke akhirat sana
Akhirat yang entah bagaimana memperlakukan aku


Penyair: Kholda Nisrina Husniyyah

Selasa, 18 Maret 2014

Now I'm Fifteen! (2014)



Tak terasa bertambah usia duniaku, dan berkurangnya jatah hidupku di dunia, akhiratku semakin dekat. Aku sangat bersyukur atas kehidupanku di dunia ini. Aku berusaha mencintai Allah SWT, Nabi Muhammad SAW, dan agama Islam. Aku berusaha menghormati dan memtuhi kedua orang tuaku, guru-guruku, dan kakakku. Aku berusaha menyayangi adik kecilku dan teman-temanku. Aku berusaha menanam banyak kebaikan. Aku berusaha menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh. Aku juga berusaha menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Di tahun ini aku harap diberi kesehatan yang sempurna, dimudahkan dalam ujian-ujian keduniaan, memasuki  SMAN yang diinginkan, diberi hidayah oleh Allah SWT :)
Kak Sheryl Sheinafia buat video sama ngucapin selamat ulangtahun di twitter pake bahasa Sunda, itu big surprise buat aku! Thanks Kak Sher! Much LOVE! :*

Taylor Swift - Fifteen
You take a deep breath and you walk through the doors
It's the morning of your very first day
You say hi to your friends you ain't seen in a while
Try and stay out of everybody's way
It's your freshman year and you're gonna be here
For the next four years in this town
Hoping one of those senior boys will wink at you and say
"You know, I haven't seen you around before"
'Cause when you're fifteen and somebody tells you they love you
You're gonna believe them
And when you're fifteen feeling like there's nothing to figure out
count to ten, take it in
This is life before you know who you're gonna be
You're Fifteen
You sit in class next to a redhead named Abigail
And soon enough you're best friends
Laughing at the other girls who think they're so cool
We'll be outta here as soon as we can
And then you're on your very first date and he's got a car
And you're feeling like flying
And your mama's waiting up and you're thinking he's the one
And you're dancing 'round your room when the night ends
When the night ends
'Cause when you're fifteen and somebody tells you they love you
You're gonna believe them
And when you're fifteen and your first kiss
Makes your head spin 'round
But in your life you'll do things greater than
Dating the boy on the football team
I didn't know it at fifteen
When all you wanted was to be wanted
Wish you could go back and tell yourself what you know now
Back then I swore I was gonna marry him someday
But I realized some bigger dreams of mine
And Abigail gave everything she had to a boy who changed his mind
And we both cried
'Cause when you're fifteen and somebody tells you they love you
You're gonna believe them
And when you're fifteen, don't forget to look before you fall
I've found time can heal most anything
And you just might find who you're supposed to be
I didn't know who I was supposed to be at fifteen
la la la la la
Your very first day
Take a deep breath girl
Take a deep breath as you walk through the doors

Kamis, 13 Maret 2014

Puisi - Tak Tahu



 Aku tak tahu apa yang harus ku tulis
Aku bukan penyair handal seperti Taufik Ismail
Hanya rangkaian kata yang mengiringi
Kuciptakan sajak sepenuh hati
Kucoba membuat rangkaian kata
Bingung harus apa yang aku tuliskan
Kertas putih bersih tak ada noda
Pena pun masih terisi penuh tak berkurang
Apa yang kau bayangkan tentang diriku
Tak ada keistimewaan yang dimilliki
Hanya diriku yang tak mengerti apapun
Tak ada satupun yang menghiasi


Karya: Kholda Nisrina Husniyyah

Jumat, 28 Februari 2014

Puisi Islami - Telah Jatuh Cinta



Meski lidah telah berkata jangan
Meski hati mencoba tegar
Meski fikir mencoba tak mengarahkan
Namun karena rasa itu menghampiri, aku lemah tak berdaya
Ada rasa yang sulit kutepikan
Ada sesuatu yang tidak dapat kudustakan

Yaa Allah..
Aku jatuh cinta
Tapi cinta telah menjadikanku budak tak berhamba
Yaa Robbi..
Aku jatuh cinta
Tapi cinta telah membuatku buta,
sehingga tak dapat melihat besarnya cinta-Mu
Yaa Illahi..
Aku jatuh cinta
Tapi cinta telah membuatku terlena

Wahai Rabbku yang menguasai hatiku
Palingkanlah dia dari ingatanku
Hapuskanlah dia dari fikirku
Aku terlalu mencintainya dan telah terjerat karenannya
Dan aku tak tahu kenapa
Yaa Illahi
Tanpa kasih-Mu, sesungguhnya aku tak berdaya
Tanpa Rahmat-Mu, aku hina
Sesungghunya aku hanya ingin mencintainya dengan sederhana

Sabtu, 03 Agustus 2013

Fan Fiction (FF) TheOvertunes



I Will Remember You

1.  Epilog

Hari ini Vanny pindah rumah ke Jakarta, kota asal dia dilahirkan. Sebenarnya Vanny sudah keliling negara sejak kecil, karena kerjaan Ayahnya yang keliling negara-negara Eropa dan Asia. Dia capek rumahnya pindah-pindah mulu. Pastilah sekolahnya pun pindah-pindah. Sekarang Vanny sekolah di sebuah Universitas Seni, dia mengambil jurusan Seni Tari. Vanny sangat suka menari.


  1. The First Sight
Suatu saat Vanny dipilih dari kampusnya untuk menari di acara on air di sebuah saluran TV Nasional.
'Cause you are not alone
I'm always there with you
And we'll get lost together
'Til the light comes pouring through
'Cause when you feel like you're done
And the darkness has won
Babe, you're not lost
When your world's crashing down
And you can't bear the thought
I said, babe, you're not lost                     (Michael Buble - Lost)

Vanny menari di atas panggung menemani Mikha Angelo yang sedang bernyanyi dengan lembut.
Setelah perform, Mikha duduk di sebelah Vanny untuk menyaksikan acara hingga usai. Mereka berbincang-bincang. Mikha juga memperkenalkan band  nya yaitu TheOvertunes yang terdiri dari 3 personil yaitu Mikha Angelo, Reuben Nathaniel dan Mada Emmanuelle.
“Aku baru tahu Indonesia mempunyai boys talented seperti kalian. Indonesia pasti bangga” puji Vanny
“Haha. Terima kasih”
“Aku baru pertama kali on air loh, dan langsung sepanggung sama penyanyi yang tiada tandingannya” ucap Vanny
Mikha hanya tertawa

Acara akhirnya telah usai dan mereka pulang ke rumah masing-masing.
Vanny masuk ke kamarnya dan langsung menulis di buku diary nya.
Dear my diary,
Tadi malem pertama kali aku menari di acara on air. Dan aku sepanggung dengan Mikha Angelo. Itu rasanya seneng banget! Kita bercerita walaupun hanya sebentar. Baru kali ini aku dekat dengan seorang laki-laki. Semoga kita bisa bertemu dikemudian hari. 


3. Reuben’s Birthday

Vanny mengucek-ngucek matanya sambil mengecek handphonenya. Dan ternyata ada DM dari @Angelo_Mikha
Vanny, besok kita bisa ketemuan ga? Aku butuh kamu.
Mikha butuh aku? Buat apa ya?” Vanny bertanya-tanya dalam hati. Vanny langsung membalas DM dari Mikha.
Keesokan harinya. . .
Vanny yang menggunakan T-Shirt lengan pendek dengan celana jeans panjang udah sampai di Cafe duluan. Beberapa saat kemudian Mikha datang sendiri.
“Maaf aku telat, tadi ada sedikit problem. Kamu nunggu lama ya?” Ucap Mikha yang masih terengah-engah.
“Ga kok, aku baru 10 menit-an disini. Emangnya ada problem apa?” Tanya Vanny.
“Kepo deh!” ledek Mikha
“Biarin. Udah ah, cepet kamu butuh apa sama aku? Aku sibuk nih”
“Kamu sibuk apaan? Aku butuh kamu, buat susun rencana buat ultah Reuben” wajah Mikha serius.
“Hahaha bercanda dong, aku ga sibuk kok. Oya kapan Reuben ultah? Rencananya mau gimana?” Vanny juga mulai serius.
“Hmm.. 8 Oktober. Jadi gini ................... “ Mikha menjelaskan rencananya panjang lebar.
8 Oktober . . .
Vanny dan Mikha berhasil menjalankan rencananya. Reuben kaget sama rencana yang Vanny dan Mikha buat. Sekarang Vanny dekat sekali dengan Brahmantyo’s family.
“Ternyata Vanny bisa nyanyi juga ya?” Ucap Reuben
“Bisa dong, ya walaupun suaranya yang pas-pasan dan hampir jelek” Vanny merendahkan diri
“Suara kamu tuh bagus tau!” puji Mikha.


4. Good Time

Hari ini Mikha ulang tahun, dan Mikha mengadakan camping bersama TheOvertunes dan Overtunist selama 2 hari, 1 Malem di Puncak. Mikha yang mengajak Vanny untuk ikut.

Hari pertama . . .
Vanny berangkat ke Puncak bersama TheOvertunes dan Andrew. Vanny ga banyak bawa bawaan yang berat-berat. Mikha yang paling banyak bawaannya. Kita kumpul di lokasi pukul 14.00 WIB. Tapi ban mobil yang mereka tumpangi bocor terkena paku. Jadi mereka sedikit telat datang ke lokasi Camping.
Ada sekitar 15 Tunist yang ikut. Semua yang ikut camping bersiap-siap membuat tenda, mengumpulkan kayu bakar dan persiapan tuk acara nanti malam.
Malam telah tiba, Api unggun telah dinyalakan. TheOvertunes menyanyikan 5 buah lagu + 1 buah lagu duet dengan Vanny. Banyak Tunist yang menanyakan siapa Vanny itu? Pacar Mikha? Sahabat Mikha? TTM Mikha? Atau siapa? Tunist disini pada kepo. Haha!
Acara api unggun dan nyanyi-nyanyi sudah usai. Dan sekarang waktunya Sleeping Time. Vanny dan Mikha tidak bisa tidur, entah kenapa. Mikha mendekati Vanny yang sedang meminum lemon tea hangat.
“Kenapa belum tidur? Udah malem lho” Mikha memulai pembicaraan
“Mikha kenapa belum tidur?” Vanny membalik nanya
“Belum ngantuk aja” jawab Mikha
“Oh yaudah berarti sama” ucap Vanny
“Kamu bisa main gitar ga?” tanya Mikha
“Ngga” jawab Vanny dengan polos
“Aku ajarin kamu main gitar ya?! Mau?!” Mikha menawarkan.
“Hah? Serius Mik? Boleh-boleh!” Vanny menjawab sangat senang
Mikha mengajari Vanny bermain gitar dengan semangat dan bercanda-canda. Sampai akhirnya Vanny bisa memainkan satu buah lagu yang berjudul “Mungkin Nanti – Peterpan”
Dan mungkin bila nanti kita kan bertemu lagi
Satu pintaku jangan kau coba tanyakan kembali
Rasa yang kutinggal mati
Seperti hari kemarin saat semua disini ...

Hari Kedua . . .
Pagi ini semuanya sarapan dan berolah raga keliling hutan. Saat menjelang siang mereka pergi ke sebuah Waterboom di Bogor. Disana mereka bersenang-senang ria.
Sore telah tiba, waktunya untuk pulang ke rumah masing-masing. Sebelum menaiki mobil, TheOvertunes berfoto-foto terlebih dahulu dengan Overtunist. Disinilah perpisahan TheOvertunes dengan Overtunist.
“Walaupun cuma 2 hari 1 malam, fun banget, Tunist jagger!” ucap Mikha.
“Makasih buat Tunist yang udah ikut camping bareng kita” ucap Mada kepada Tunist.
Jam telah menunjukan pukul 16.45 WIB. TheOvertunes, Vanny, dan Andrew pulang menaiki mobil yang sama pada saat pergi.


  1. Gone
Selama perjalanan, semua tidur karena kecapean kecuali sang supir. Disaat mobil yang ditumpangi oleh TheOvertunes dan Vanny berbelok arah. Tiba-tiba ada mobil lain yang berlawanan arah melaju dengan kencang sekali. Dikarenakan mobil itu remnya blong, kemudian mobil itu menambrak mobil yang mereka tumpangi. Mobil mereka jatuh ke jurang yang dasarnya sungai. Semua langsung terbangun dari tidurnya dan bergegas menyelamatkan diri. Mikha, Reuben, Mada, Andrew dan supir sudah di pinggiran sungai. Mikha mencari-cari Vanny yang tak ada di pinggiran sungai. Tiba-tiba Mikha mencebur ke sungai kembali untuk mencari Vanny. Setelah berapa menit kemudian, Mikha sudah ke pinggiran sungai kembali dengan menggandeng Vanny yang pingsan.
Mereka semua dibawa ke rumah sakit terdekat. Luka yang paling parah dialami oleh Vanny. Mikha sangat khawatir dengan keadaan Vanny. Tak lama kemudian, dokter datang keluar ruang gawat darurat
“Dok, gimana keadaan Vanny?” tanya Mikha cemas.
“Maaf, pasien sudah dipanggil oleh Tuhan. Saya turut berduka cita” ucap dokter.
Semua menundukan kepala. Mada melihat sebuah buku didalam jaket yang terakhir dipakai oleh Vanny. Kemudian Mada membacanya walaupun buku itu sudah yang berhuruf jelas.
“Mik, baca diary ini” ucap Mada.
Tanpa berkata Mikha mengambilnya dan langsung membacanya. Tulisan yang terbaca hanya di halaman terakhir.
Dear my diary,
Aku seneng banget bisa camping di Puncak bareng TheOvertunes, Andrew dan Overtunist. Suasananya bengitu hangat. Aku diajari main gitar oleh Mikha sampai aku bisa memainkan satu buah lagu. Kejadian itu tak pernah aku lupa sampai kapanpun.
Diary, sepertinya aku jatuh cinta terhadap laki-laki itu. Rasanya aku ingin selalu ada disampingnya. Terus menemaninya setiap saat. Aku ingin mengatakan ini padanya, namun aku ini perempuan, aku malu tuk mengatakannya. Semoga aku dan dia bisa terus bersama 
Selesai membaca, Mikha menangis dan memeluk Vanny yang sudah tiada.
“Vanny, I want you know this, I very very love you since I met you. I’ll remember you” ucap Mikha pelan.

  1. Monolog
Vanny telah dikubur di pemakaman dekat rumahnya. Setiap hari, Mikha datang ke pemakaman Vanny di sore hari selama satu Minggu. Mikha selalu teringat dengan Vanny, dia selalu melihat foto-foto kenangan dia bersama Vanny dan selalu membaca diary Vanny yang telah lusuh.
Hari berganti hari. Mikha sudah bisa menjalankan aktivitasnya seperti biasa. Disuatu malam, Mikha memimpikan Vanny yang datang ke rumahnya. Vanny terlihat cantik sekali menggunankan gaun putih yang panjang dengan rambut yang tergerai menggunakan bando. Vanny mengatakan sesuatu kepada Mikha.
“Mik, jaga diri kamu ya! Jangan sampai kamu sakit karena terus memikirkan aku. Aku disini baik-baik saja. I love you!”

~~~THE END~~~
Karya: Kholda Nisrina Husniyyah